Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Di Mata Ali Bakri, Hendri Gusvira dan Bujang Pendawa Orang yang Harus Jadi Wakil Rakyat

Pertemuan Hendri Gusvira dengan Ali Bakri yang ceritanya bersambung dengan makan lontong malam di Pekanbaru. (ad)

Pekanbaru, Sigi24.com--Kami beralih tempat duduk, dari toko emas ke kedai lontong malam. Tapi inspirasi dan diskusi tetap hangat dan sengit. 

Masih sesengit cerita di toko H. Ali Bakri saat kami tiba sepulang melihat pertandingan voli antara Sumbar dengan Lampung dalam Porwil XI, Sabtu 11 November 2023. 

Ali Bakri memang tokoh pengusaha inspiratif. Dari dia terus mengalir pembicaraan. Pembicaraan tentang banyak hal, tapi yang paling penting, kawannya Hendri Gusvira harus jadi. Kami menikmati lontong malam, sambil berdiskusi. Berdebat, mencari jalan terbaik sekalian perpisahan.

Berpisah tempat. Kami dibawah pimpinan Hendri Gusvira harus balik ke kampung. Tentu berpisah bukannya bercerai. Jalinan ranah dan rantau, ada pesan moral yang diselipkan H. Ali Bakri, ke kita semua, untuk kesuksesan. 

Ali Bakri, adalah owner tokoh emas di Pekanbaru. Dia melihat, Hendri Gusvira adalah tokoh yang pantas dan sangat patut duduk di dewan. 

"Mari kita satu hati, satu rasa, satu komitmen untuk mengantarkan Caleg Golkar Dapil IV nomor urut satu ini ke wakil rakyat Padang Pariaman, " ujar H. Ali Bakri. 

Menurut dia, Hendri Gusvira harus merawat semua jalinan itu. Ya, jalinan partai. Ini sudah pas. Dia tokoh Golkar, sehingga dapat nomor urut satu. 

Hendri Gusvira, kata Ali Bakri, orangnya cerdas, jaga jalinan sahabat, dunsanak, karib kerabat, ipar besan, dan jaringan bawah tanah. 

Dan jangan lupa, tegak lurus. "Insya Allah kebersamaan dalam berjalan di sisa waktu ini, diberi petunjuk oleh Yang Maha Kuasa. 

Luar biasa pak Haji, lontongnya enak. Lain kali kita ulang lagi. "Yang paling penting dan tuntas, jalinan bawah tanah," Ini penekanan Ali Bakri untuk dunsanak kita Hendri Gusvira.

Diskusi panjang dan berisi

Cerita dengan Ali Bakri ini, tentu acara khusus di luar tugas negara yang sedang kami emban di Kota Pekanbaru, yakni Porwil XI yang sedang berlangsung.

Kami diperjalankan oleh KONI Kabupaten Padang Pariaman. Porwil XI atau iven olahraga pra PON, tentu bagian terpenting dalam membangun olahraga yang baik di KONI itu sendiri.

Sambil menyelam minum air. Sekali merangkul dayung dua tiga pulau terlampaui. Ya, menyaksikan Porwil XI tuntas, bersua dengan sebagian tokoh rantau juga selesai.

Ali Bakri adalah tokoh rantau. Terbilang sukses, banyak relasi, terkoneksi dengan semua kalangan. Asli Koto Baru, Kecamatan Padang Sago.

Koto Baru dia lebih dekat ke Sungai Sariak, ketimbang Padang Sago. Dia bersuku Koto, dekat Surau Batuang rumah orangtuanya.

Dia menyebut kampungnya Koto Baru itu sebagai anak dalam. Kenapa! Koto Baru memang sedikit terlambat dapat kemajuan dibanding nagari di seberangnya, Sungai Sariak. 

Di kampung orang memanggilnya Udo Kiri. Udo sama dengan sapaan uda, lantaran sudah banyak masyarakat yang berusia di bawah dia.

Menurut masyarakat Koto Baru, Ali Bakri memang lebih senang disapa udo. Dukungan politiknya jarang meleset.

Meskipun jarang di kampung, komunikasinya lancar terhadap kampung.

Makanya, untuk DPRD Padang Pariaman di Dapil IV yang meliputi Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, V Koto Kampung Dalam, Padang Sago, V Koto Timur dan Patamuan, Ali Bakri bisa tegak dua sampai empat kaki.

Tapi untuk DPRD Sumbar, Ali Bakri sudah memutuskan dan membantu Bujang Pendawa, Caleg dari Golkar.

"Sudah saya bicarakan dan dudukan bersama masyarakat tiga nagari, soal Bujang Pendawa ini," sebut Ali Bakri.

Soal dukung mendukung Caleg, Ali Bakri tentu tidak sembarang. Dia lihat betul kemampuan sang Caleg. Begitu juga ketokohan, baik tokoh dalam partai dan tokoh masyarakat dari sang Caleg terkait.

Hendri Gusvira, katanya, anak muda Golkar yang punya jejaring di partainya. Dekat dengan banyak tokoh Golkar di nasional, bahkan bisa tersambung ke Airlangga Hartarto, Ketum DPP Golkar.

Dan memang Hendri Gusvira mencaleg tidak asal-asalan. Pengalaman di dewan periode 2004-2009 tentu sebagai langkah tepat untuk kembali mengulang.

Mengulang di partai yang sama dan pencalonan yang sama, juga melihat peluang dan kemungkinan persaingan di internal partai.

Selain aktif di DPD Golkar Padang Pariaman, Hendri Gusvira adalah aktivis kemasyarakatan. Menjadi Kepala Pasar Sungai Sariak, menjadikan dia tokoh yang diterima semua kalangan.

Dengan bahasa jujur dan perkawanan, Ali Bakri mendukung penuh Hendri Gusvira. Dia minta dukungan itu secara bersama.

"Ini baru satu dari 12 dukungan, Haji. Kami tunggu yang 11 lagi di kampung," seloroh Hendri Gusvira, dan Bandaro langsung memijak gas, mobil pun membelah keramaian Pasar Kodim, untuk selanjutnya pulang kampung. (ad/red)



Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies