Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Catatan Rapat Komite MTsN II Padang Pariaman, Dari Prestasi Madrasah Hingga Kelanjutan Pembangunan Masjid

Kepala MTsN II Padang Pariaman H. Zaitul Makmur membuka rapat komite sekolah, Kamis kemarin. (ad)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Persoalan sekarang, adanya kelalaian anak dalam menyikapi materi pembelajaran di sekolah.

Kepala MTsN II Padang Pariaman H. Zaitul Makmur menyebutkan itu, Kamis (9/8/2023) saat membuka rapat komite sekolah, di ruangan masjid sekolah.

Menurut dia, kelalaian itu adalah bagian dari tingkah laku anak yang terpengaruh oleh android. 

Zaitul Makmur mohon kerjasamanya dengan orangtua. "Untuk anak yang pakai android, pastikan hp anak tidak terkunci, agar sekolah bisa memeriksa konten yang digemari anak," katanya.

"Bila hp anak terkunci, dan kuncinya tidak diketahui orangtua, ini pasti ada apanya, dan patut dicurigai," ulas Zaitul Makmur.

Dalam membuka rapat komite ini, Zaitul Makmur menyayangkan kurangnya kehadiran orangtua anak. Hanya puluhan orangtua yang hadir, dari ratusan siswa kelas VIII dan IX.

"Jangan-jangan undangan tak sampai ke orangtua, atau memang orangtua tak begitu peduli soal kelangsungan pendidikan anaknya," seloroh Zaitul Makmur yang disambut ketawa peserta rapat.

Seharusnya, kata dia, orangtua tahu dan mengerti di lokal berapa anaknya sekolah. Sampai-sampai Zaitul Makmur mencek para orangtua tentang lokal anaknya di sekolah itu.

Di sisi lain, Zaitul Makmur pun menceritakan prestasi sekolah lewat tampilan anak di tingkat nasional yang sangat membanggakan.

"Sekarang ada tiga anak yang ikut bersaing di olimpiade bahasa Arab tingkat nasional," katanya.

Kemudian, juga ada anak-anak MTsN II yang ikut olimpiade matematika di Unand Padang. 

"61 persen pegawai dan guru kita adalah honor dan PPPK. Kita dapat anggaran BOS di batas minimal," kata dia.

Nah, kondisi ini butuh kerjasama dengan orangtua untuk mendapatkan BOS yang maksimal, sehingga beban biaya sekolah pun bisa teratasi dengan baik.

Kemudian, yang juga bagian terpenting dari prestasi, adalah masuk program Madrasah Sehat. "Tahun ini kita dapatkan itu," sebutnya.

Zaitul Makmur merasa senang, bahwa MTsN yang dia pimpin dikunjungi oleh MTsN dari Jawa dan daerah lain, untuk keperluan studi tiru.

"Ya, terjadinya studi tiru orang luar ke sini, tak lain karena prestasi yang kita raih," ungkapnya.

Anak sholeh dan sholehah sudah punya program tersendiri setelah jam belajar. Seperti latihan pidato tiga bahasa; Arab, Inggris dan Indonesia serta membahas ekstrakurikuler lainnya.

Rapat komite dipimpin Sekretaris Nasril dan Koordinator pembangunan masjid Irmanto.

Kesimpulan rapat setelah menerima masukan dan usulan dari orangtua anak selalu peserta rapat, adalah terkait kelanjutan pembangunan masjid dengan dua lantai itu, perlunya sumbangan dari orangtua.

"Hadirnya sarana ibadah dan masjid ini adalah oleh orangtua anak dan alumni. Ya, dari kita, untuk kita," ujar dia. (ad/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies