Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Suhendrizal: Kembangkan Kreativitas Santri, Pesantren Madrasatul 'Ulum Perlu Membuat Website

Buya Marulis Tuanku Mudo menyerahkan buku ke Suhendrizal. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Pimpinan Pondok Pesantren Madrasatul 'Ulum Lubuk Pandan Buya Marulis Tuanku Mudo menyerahkan sebuah buku ke Kasi Pesantren Kemenag Padang Pariaman Dr. Suhendrizal.

Buku tentang Syekh H. Abdullah Aminuddin Tuanku Shaliah 1908-1996 yang ditulis salah seorang alumni pesantren itu, Ahmad Damanhuri.

Berjudul Moderat dan Disiplin, buku itu diserahkan, Selasa (18/7/2023) dalam acara sosialisasi dan motivasi pesantren yang disampaikan Suhendrizal di Madrasatul 'Ulum.

Dalam beracara, Suhendrizal menjanjikan satu set kitab Ihya Ulumuddin untuk pesantren itu. Tentunya, pemberian buku ini menarik, di tengah gempuran dunia digitalisasi saat ini. 

Kita tahu, bahwa digitalisasi membuat kebutuhan orang akan bacaan buku berkurang dan menurun secara drastis.

Tentu, pesan moran yang hendak disampaikan dalam pemberian buku ini, bagaimana Suhendrizal yang memfasilitasi pesantren di lingkungan Kemenag Padang Pariaman, bisa memberikan sesuatu, agar dunia tulis menulis dan membaca buku bisa tumbuh dan berkembang di kalangan pesantren.

Dalam memberikan motivasi pun, Suhendrizal sempat menyinggung perlunya Pesantren Madrasatul 'Ulum punya website, untuk mengembangkan dunia tulis menulis dan membaca santri dan santriwati.

Buku itu telah lama ditulis Ahmad Damanhuri. Alumni pesantren ini memang berkecimpung di dunia jurnalistik, dan pernah jadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pariaman.

Ditulis sejak tahun 2007, tetapi diterbitkan jadi buku baru tahun 2020. Buku itu direncanakan akan cetak ulang dengan penambahan dan pengurangan materi yang sudah dinilai patut direvisi.

Meskipun buku ini belum sempurna, setidaknya buku itu menjawab secuil kisah dan pergulatan Madrasatul 'Ulum dalam membangun santri dan santriwatinya.

Sedikit menggambarkan, betapa Syekh Abdullah Aminuddin Tuanku Shaliah, seorang ulama yang alim dan shaleh. Mendidik sepenuh waktu hingga akhir hayatnya.

Menjadi ulama besar, karena banyak guru dan ulama yang diturutinya sejak kecil. Syekh Abdullah Aminuddin Tuanku Shaliah berasal dari trah ulama. Ayahnya Syekh Mukaddam Sungai Rotan Pariaman.

Syekh Abdullah Aminuddin Tuanku Shaliah menyelesaikan pendidikannya di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Jaho bersama Syekh Muhammad Djamil. Dia sama tamat dengan Syekh Zakaria Labai Sati Malalo pada tahun 1932.

Suhendrizal merasa leluasa memberikan ceramah di pesantren itu, lantaran dia pernah berguru dengan salah seorang ulama di Kayu Tanam yang juga alumni Lubuk Pandan ini.

Tak heran, Suhendrizal merasa senang bisa hadir dan memberikan yang terbaik untuk pesantren yang berdiri sejak 1940 ini. (ad/red)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies