Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pembinaan Ala BP4 Lubuk Alung Terhadap Catin

Foto bersama pasangan pengantin dengan pengurus BP4, Kepala KUA dan narasumber. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Badan Penasihatan Pelestarian dan Pembinaan Perkawinan (BP4), Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (9/1/2023) menggelar bimbingan perkawinan kepada empat pasang calon pengantin. 

Bimbingan dan pembinaan kepada calon pasangan pengantin ini, beda dengan sebelum-sebelumnya. Mungkin karena tahun baru, entahlah. 

Sebelumnya, bimbingan terhadap cantik ini hanya dilakukan oleh pengurus dan pelaku BP4 saja. Tapi kali ini dan tentunya untuk yang akan datang, melibatkan tokoh luar, sesuai spesialisasinya. 

Kepala KUA Kecamatan Lubuk Alung Kasmir bersama pengurus BP4 menyampaikan, bahwa pembinaan ini penting menghadirkan berbagai tokoh yang ada di wilayah ini. 

"Sebelumnya, kita juga menghadirkan walinagari, Kepolisian, niniak mamak, dan tokoh lainnya. Yang khusus dari BP4 dan penyuluh agama, adalah hal-hal yang berhubungan dengan rukun syarat serta larangan dan pantangan lainnya dalam rumah tangga," ulas dia. 

Senin itu, Kasmir bersama BP4 setempat menghadirkan tokoh pers Padang Pariaman, Ahmad Damanhuri, memberikan materi informasi keutuhan rumah tangga. 

Dan memang, Kasmir terkenal dengan banyak inovasi dan kreativitas. Mantan Kepala KUA Enam Lingkung dan Patamuan yang pernah berprestasi di tingkat nasional ini, selalu punya ide dan inovasi, agar lembaga BP4 terus berkembang. 

Dia memberikan apresiasi kepada BP4 untuk terus memberikan yang terbaik kepada pasangan pengantin yang akan melangsungkan akad nikah. 

Begitu juga Ketua BP4 Lubuk Alung, Tuanku Erianto bersama pengurus, penyuluh agama Lismawati yang juga penyuluh berprestasi dan teladan nasional, ikut memberikan materi sesuai spesialisasinya. 

Ahmad Damanhuri, alumni Pondok Pesantren Madrasatul 'Ulum Lubuk Pandan yang berkecimpung di dunia jurnalis ini memberikan contoh, betapa rumah tangga itu terlihat indah dari jauh. 

"Laksana sebuah pemandangan alam. Bila dilihat dari kejauhan tampak indah dan rancak. Tetapi, ditelusuri ke situ, lumayan menyeramkan," katanya.

Ada banyak tantangan dan dinamika. Ya, tak selamanya rumah tangga itu berjalan mulus. Ada banyak godaan, rintangan. Dan rintangan semua itulah yang perlu dirawat dan dikelola dengan baik, sehingga menjadi bumbu yang mengenakan, bila dimisalkan ke makanan. (ad) 







Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies