Type Here to Get Search Results !

Aang Suandi dan Faridansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Bir


Ustadz Aang Suandi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al-Bir, Balah Aie, Nagari Anduriang, merupakan sumbangan dari Hamdan bin Awad Al-Kasiri dari Arab Saudi.

Padang Pariaman, -- Pembangunan Masjid Al-Bir di Korong Balah Aie, Nagari Anduriang, Kecamatan 2X11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu 2 September 2026 dimulai. Bangunan masjid yang merupakan hadiah dari Hamdan bin Awad Al-Kasiri dari Arab Saudi itu, batu pertamanya diletakkan oleh Ustadz Aang Suandi dan Ustadz Faridansyah.

Walinagari Anduriang Mukhlis menyambut baik kehadiran donatur, yang membangun sebuah masjid di nagarinya. "Alhamdulillah, ini tentunya berkah buat masyarakat dalam meningkatkan amal ibadah," katanya.

Sama halnya dengan sambutan Sekcam 2X11 Kayutanam Henyunis. Kata mereka melaporkan, bahwa Anduriang termasuk nagari yang lumayan berat terkena musibah dan bencana akhir tahun lalu.

"Kok ketek talapak tangan, jo nyiru kami tampung. Begitu harapan besar kami masyarakat Balah Aie, Anduriang ini atas bantuan donatur dari Arab Saudi ini," kata mereka.

Walinagari Mukhlis juga menyampaikan apresiasi pada Taharuddin, tokoh masyarakat Balah Aie, Anduriang yang begitu ringan saja untuk berkontribusi di kampung. 

"Memang, selaku warga masyarakat, baik yang tinggal di kampung atau di rantau, sangat dituntut kontribusinya untuk kampung halaman. Atas komunikasi dan jaringan Taharuddin, bangunan masjid ini bisa dilakukan," ulas dia.

Taharuddin yang sekaligus Ketua Pembangunan Masjid Al-Bir menyampaikan apresiasi kepada donatur Hamdan bin Awad Al-Kasiri dari Arab Saudi. "Terima kasih Ustadz Aang Suandi dan Ustadz Faridansyah, yang telah meluangkan waktunya, untuk memulai pembangunan masjid, yang sudah lama direncanakan ini.

Sementara, Ustadz Aang Suandi menyebutkan, bahwa pembangunan masjid ini bukan kebetulan. Tetapi, rencana yang sudah lama ada, melewati proses yang valid. 

"Alhamdulillah, besarnya masjid ditambah oleh donatur. Tentu, sebuah investasi akhirat yang dilakukan oleh Hamdan bin Awad Al-Kasiri yang patut kita sambut dengan apresiasi yang luar biasa," katanya.

Aang Suandi minta masyarakat ikut juga menyumbang, untuk kelancaran pembangunan masjid tersebut, agar bisa pula dibangunkan istana dalam surga oleh Allah SWT nantinya. 

"Sumbangan itu tidak bentuk uang saja. Bisa makanan, tenaga. Pemikiran tak usah. Nanti terganggu pembangunan masjid, karena banyak pemikiran," katanya.

Aang Suandi tidak asing lagi dengan kampung yang namanya Kayutanam. Baginya, sebelum reformasi, sudah pernah melakukan pelatihan di Kayutanam terhadap anak muda se Sumatera Barat.

Kepada Taharuddin, panitia pembangunan bersama Penjab Faridansyah dia minta pembangunan masjid bisa selesai seminggu. "Kalau tak selesai, targetkan seminggu lagi, terus dan terus, sehingga menjelang Ramadhan, masjid bisa difungsikan," harapnya.

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.