laporan: Dr. Asfar Tanjung
Padang, -- Serah terima jabatan Kapolda Sumbar dari pejabat lama, Komjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA kepada pejabat pejabat baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, SIK yang dilaksanakan di Mapolda, Senin pagi sampai siang (6/7) berlangsung meriah dan penuh haru.
Serah terima jabatan diawali dari kedatangan pejabat baru Djati Wiyoto Abadhy bersama isteri, disambut dengan adat Minang, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Solihin, berjalan menuju Mapolda sambil menyalami satu persatu personil Polda, terdiri dari PJU, Kapolres, dan personil Polda lainnya.
Kedatangan pejabat Kapolda yang baru memang sudah lama dinanti-nantikan. Sejak keluar pemberitaan di media, bahwa Kapolda Sumbar akan berganti, gembira dengan kedatangan pejabat baru, dan haru berpisah dengan pejabat lama Gatot Tri Suryanta, yang satu-satunya pejabat Kapolda di Nusantara ini naik bintang, menjadi bintang tiga semasa menjabat Kapolda, dari Irjen menjadi Komjen Pol. Semua itu adalah karena berkat pengabdiannya. Naik pangkat setingkat dari Irjen Pol, inilah yang menjadi terharunya kalangan warga Polda melepas kepergian tugas ke tempat yang baru di Lemhanas.
Beberapa anggota personil Polri di Polda Sumbar, pada media ini mengatakan, mereka memang merasa terharu berpisah, karena program dan kedekatan kepemimpinan Gatot Tri Suryanta tegas, humanis dan penuh kebapakan. "Mudah-mudahan juga bisa berlanjut dengan kepemimpinan Kapolda yang baru," katanya.
Dari catatan dan pandangan mata media ini, suasana penggantian pejabat lama dan baru di Polda Sumbar, berlangsung sampai siang. Setelah mengadakan pertemuan dengan PJU Polda, siangnya setelah Zuhur dilanjutkan dengan acara resmi, upacara serah terima jabatan di halaman Mapolda.
Serah terima jabatan digelar dalam upacara resmi. Para personil dan peserta upacara berbaris di lapangan. Pejabat Kapolda lama dan baru berada di atas mimbar menghadap peserta upacara. Seketika pejabat Kapolda lama Gatot Tri Suryanta bersama pejabat Kapolda baru Djati Wiyoto Abadhy turun ke lapangan upacara.
Upacara serah terima jabatan saat itu ditandai dengan penyerahan pataka, yang dibawa kelompok pasukan membawa pataka. Pejabat Kapolda lama menyerahkan pataka kepada pejabat Kapolda baru, disaksikan para peserta upacara dengan suasana khidmat dan penuh haru. Kegiatan upacara seperti ini hanya terjadi sekali saja saat pisah sambut pejabat lama dan baru.
Pejabat Kapolda lama Gatot Tri Suryanta dalam sambutannya menyampaikan, bahwa beliau bertugas di Sumbar selama setahun enam bulan. "Tentunya banyak berbuat dan menjalankan berbagai ide dan program. Itu semuanya adalah berkat kerja sama yang baik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi program lanjutan dengan kepemimpinan yang baru," katanya.
Kepada personil Polri di jajaran Polda, Gatot Tri Suryanta mengajak untuk menjadikan tugas sebagai pengabdian yang penuh dengan keikhlasan. "Tugas Polri untuk masyarakat, membentuk dan menjadikan Kamtibmas yang aman dan nyaman, adalah tugas mulia dan menjadi ladang amal ibadah," ulasnya.
Gatot Tri Suryanta mengungkapkan perasaan hati yang dalam. "Mungkin selama bertugas, banyak salah dan khilaf. Manusia juga tidak sempurna semuanya. Mohon dimaafkan. Mari terus jalin komunikasi dan silaturrahmi," ungkapnya.
Sedangkan pejabat baru, Djati Wiyoto Abadhy dalam sambutannya, menyatakan terima kasih atas pengabdian pejabat lama. "Mari kita jaga institusi Polri dengan baik. Wujudkan Polri untuk masyarakat, menjadikan Kamtibmas yang aman dan nyaman," kata dia.
Selesai kegiatan penyerahan pataka, pejabat lama Gatot Tri Suryanta bersama isteri, diarak menuju sekelompok pasukan pedang pora di depan tangga Gedung Mapolda. Setelah itu, sesuai tradisi pelepasan pejabat lama Polri di Polda Sumbar, Gatot dan isteri terus berjalan di bawah pedang pora yang terhunus di peragakan pasukan elit Polda Sumbar.
Suasana haru terlihat saat melewati pasukan pedang pora. Gatot Tri Suryanta bersama isteri langsung berjalan pelan, menuju pintu gerbang Mapolda, sambil menyalami personil pejabat dan personil Polda. Dalam kesempatan itu, terlihat haru. Ada yang tidak tahan menyeka muka dan meneteskan air mata. Berpisah dengan pejabat lama Gatot Tri Suryanta yang sangat humanis dan bersahaja. Tegas dalam memimpin. Semasa dia memimpin, tidak ada istilah hari libur dan kalender merah. Selalu ada pengabdian.
Banyak kegiatan yang dilakukan, selama kepemimpinan Gatot Tri Suryanta. Seperti Gerakan Subuh Berjamaah (GSB), One Day One Khatam. Membantu masyarakat korban banjir, program umrah bagi personil Polda yang terpilih, dan berbagai program lainnya.
Keharuan melepas itu terlihat saat Gatot Tri Suryanta melewati barisan, sepanjang jalan menuju gerbang Mapolda. Setelah sampai di gerbang, langsung Gatot Tri Suryanta bersama isteri menaiki kendaraan yang disediakan. Pasukan Brimob dengan iringan forider meninggalkan Mapolda Sumbar. Selamat jalan Gatot Tri Suryanta, bersama isteri menuju tempat pengabdian yang baru. Semoga sukses selalu. Tugas di Polda Sumbar jadi kenangan indah yang tak terlupakan. Selamat datang pejabat Kapolda yang baru Djati Wiyoto Abadhy. Semoga sukses dan diberikan kekuatan oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dalam memimpin. Tugas mulia Polri untuk masyarakat menunggu untuk dilanjutkan.

