![]() |
| Lima calon Walinagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris. |
Padang Pariaman, -- Pencabutan nomor urut calon Walinagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris Minggu 3 Mei 2026 menegangkan. Kelima calon mengaku senang dan menerima nomor yang mereka dapatkan.
Nomor urut satu diperoleh Wahid Dlaifullah, S.E, nomor urut dua Ronald Tribuana Thamrin. Sedangkan nomor urut tiga didapatkan Wahyudi Yusman, nomor urut empat Ir. Ridwan Boer, dan Syafruddin kebagian nomor lima.
Disebut menegangkan, calon walinagari incumbent, M. Nur tak masuk dan ikut mencabut nomor urut calon. Otomatis mantan anggota KPU Padang Pariaman ini tidak bisa mencalonkan diri dalam helat Pilwana serentak akhir Juni tahun ini.
Pauh Kambar termasuk nagari yang cukup tinggi intensitas politiknya. Verifikasi panitia Pilwana nagari harus menyerahkan enam bakal calon yang ikut mendaftar ke Pemkab Padang Pariaman.
Aturan hanya membolehkan lima calon walinagari paling banyaknya. Kalau ada yang lebih dari lima mendaftar, lengkap pula berkasnya, maka lebihnya itu harus "dicampakkan" lewat ujian dan tes. M. Nur tentunya menerima kondisi demikian dengan segala konsekwensinya.
Apakah M. Nur melakukan perlawanan? Seperti yang terjadi di Pungguang Kasiak Lubuk Alung, bakal calon incumbent Dodi Marten menggugat panitia Pilwana? Tentu demikian itu cerita lain.
Yang jelas, lima calon walinagari yang sudah ditetapkan panitia Pilwana, mengantongi nomor urut, mereka memulai langkah berikutnya. Kampanyenya mulai terasa ringan. Pilwana serentak di Pauh Kambar terasa sekali "tegak sama tinggi duduk sama rendah" terhadap kelima calon.

