Type Here to Get Search Results !

Ny. Nita Christanti Azis: Posyandu Tidak Hanya Berfokus pada Kesehatan Ibu dan Anak, Tetapi Mencakup Sektor Pendidikan dan Pekerjaan

Ny. Nita Christanti Azis ketika meresmikan Posyandu di Talao Mundam, Katapiang.

PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman resmi meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Integrasi Layanan Primer (ILP) Sedap Malam di Puskesmas Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai. Program ini menjadi tonggak transformasi Posyandu dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu berbasis komunitas yang mencakup enam bidang layanan dasar.

Peresmian dilakukan pada Senin (13/04) pagi oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK setempat.

Dalam sambutannya, Nita menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis dalam memperluas fungsi Posyandu, yang tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (trantibumlinmas).

“Transformasi ini menandai perubahan Posyandu dari layanan kesehatan dasar menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang SPM, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Nita.

Lebih lanjut, Nita menegaskan bahwa peran kader Posyandu kini semakin luas. Tidak hanya melakukan pendataan kesehatan ibu dan anak, para kader juga menerima dan mencatat berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi sosial, rumah tidak layak huni, hingga persoalan keamanan lingkungan.

Seluruh data yang dihimpun tersebut akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Satpol PP, untuk ditindaklanjuti secara cepat dan tepat sasaran.

“Harapannya, setiap laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih responsif,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyebutkan bahwa implementasi Posyandu 6 SPM akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, terdapat sekitar 800 Posyandu yang tersebar di wilayah tersebut yang akan diintegrasikan ke dalam sistem layanan baru ini.

Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat nagari dan desa.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Posyandu kini diposisikan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi, mencatat, sekaligus menghubungkan berbagai kebutuhan masyarakat dengan perangkat daerah terkait. (Diskominfo)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.