![]() |
Medan, -- Ketua Umum Gema Santri Nusa KH. Akhmad Khambali, SE, MM menegaskan bahwa sinergi antara ulama dan umara merupakan faktor penting dalam menjaga keutuhan bangsa serta membangun kepercayaan publik.
Hal tersebut disampaikannya di sela sela selesai Diskusi Peserta PKDN Peserta Didik Sespimti 2025 yang diselenggarakan di Mapolda Sumatera Utara pada Senin (8/9/2025).
Menurutnya, sejak zaman klasik para ulama sudah menekankan pentingnya keterpaduan agama dan negara. Ia mengutip pandangan Imam al-Mawardi dalam Kitab al-Ahkam al-Sulthaniyyah bahwa kepemimpinan merupakan kelanjutan dari tugas kenabian, yakni menjaga agama dan mengatur urusan dunia.
“Sementara Imam al-Ghazali menyebutkan bahwa agama adalah fondasi, sedangkan penguasa adalah penjaga yang memastikan fondasi tersebut tetap kokoh,” kata Kyai Khambali yang juga Pengurus BPET MUI Pusat.
Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, menurutnya memiliki peran penting dalam menjaga moral dan spiritual bangsa. Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat selalu menekankan pentingnya tiga ukhuwah, yakni ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sebangsa), dan ukhuwah Insaniyah (persaudaraan sesama manusia).
Terkait revitalisasi peran ulama dan umara, KH. Khambali menekankan bahwa ulama harus kembali pada otoritas moral dan spiritual, sementara umara wajib menegakkan keadilan, menunaikan amanah, menjamin kebebasan beragama, dan mengelola negara untuk kemaslahatan rakyat.
Hal tersebut ditegaskan dalam berbagai forum resmi keagamaan dan kemasyarakatan oleh Kyai Khambali yang juga Pengasuh Majlis Sholawatan Ahlul Kirom.
“Ulama dan umara harus saling melengkapi. Ulama memberi bimbingan moral, sementara umara mengambil kebijakan yang maslahat bagi rakyat,” katanya.
Ia menambahkan, keutuhan bangsa hanya bisa terjaga melalui persatuan, ukhuwah, keadilan, dan kesejahteraan. "Sementara itu, kepercayaan publik akan lahir apabila ulama konsisten menjaga integritas, dan umara benar-benar menunaikan amanah rakyat dengan penuh kejujuran," ucap Kyai Khambali yang juga Pioneer Pertama Marketplace Syariah pertama di Indonesia.
“Dengan persatuan ulama dan umara, bangsa ini akan tetap harmonis, adil, dan sejahtera. Inilah syarat utama menjaga keutuhan bangsa dan meraih kepercayaan publik,” pungkas Kyai Khambali

