Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Logika Ilahi Oleh : Prof Duski Samad Tuanku Mudo

Prof Duski Samad Tuanku Mudo 

Rabbana makhlaqta haza batila (QS.Ali Imran (3):191) tidak ada yang sia-sia dalam ciptaan Tuhan, ini adalah inti (core) logika ilahi bahwa sistim kesemestaan itu semuanya mengandung kebenaran dan kebermaknaan. Jadi kebenaran dan kebermaknaan adalah menjadi ide utama (current issue) dalam logika ilahi yang mesti menjadi dasar logika kehidupan yang di ridhai-Nya. 

Logika adalah ilmu yang mempelajari cara berpikir yang benar dan rasional. Logika membantu manusia untuk memahami bagaimana mengidentifikasi argumen yang valid, menyusun argumen yang konsisten, dan menarik kesimpulan yang tepat berdasarkan premis-premis yang diberikan. Dengan menggunakan logika, seseorang dapat mengembang kan kemampuan berpikir kritis dan analitis. 

Mengandalkan logika sebagai instrumen berfikir kritis dan analitis tidak cukup untuk menghadirkan hidup yang bermakna, benar dan dapat diterima akal sehat (rasional). Oleh karena itu diperlukan adanya logika ilahi atau logika ketuhanan, yang menyediakn hakikat dan manfaat dari logika keberadaan logika.

Dalam ilmu pengetahuan logika ketuhanan adalah juga cabang dari filsafat yang mempertimbangkan argumen-argumen rasional terkait dengan keberadaan Tuhan atau entitas ilahi lainnya, buah dari logika itu muncul konklusi filosof co gito ergu sum (saya berfikir itu menunjukkan saya ada). Artinya dalam filsafat berfikir itu menunjukkan eksistensi manusia, Tuhan pun oleh filosof digambarkan dengan akal. 

Logika ketuhanan menggunakan pemikiran logis dan analisis rasional untuk memahami apakah keberadaan Tuhan dapat dibuktikan atau dipahami melalui akal sehat dan penalaran, ujung dari filsafat ketuhanan ini juga memunculkan natijah, prima causa (sebab utama) sebagai akhir dan causalitas (sebab akibat). 

Beberapa argumen dalam logika ketuhanan melibatkan pertimbangan tentang alam semesta, moralitas, dan eksistensi kebaikan absolut ini adalah topik yang kompleks dan sering kali menjadi subjek perdebatan di antara para filsuf dan teolog.

Dalam pandangan teolog tidak sebatas logika sebab akibat, tetapi ada logika yang berdasarkan pada keyakinan (iman). Logika iman ini dapat disebut sebagai logika ilahi. Logika ilahi atau logika iman dalam berpikir dan menganalisis tidak sekedar berpijak pada pengalaman (empirisme) dan ilmu pengetahuan (rasionalisme) yang relatif, tetapi menukik pada kebenaran dan kerasionalan yang hakiki. Logika iman adalah komperhensif dan dapat menyelesaikan masalah dengan tuntas sampai ke akar-akarnya, sami'na waata'na, taat tanpa reserve.

Wujud dari logika ilahi itu dapat dibaca dalam ayat kauniyah dan ilahihiyah. Pada surat Ali Imran ayat 190-196 ada 3 (tiga) prinsip logika ilahi yang mesti menjadi dasar dalam mewujudkan kebenaran, rasionalitas dan kebermaknaan. Kesadaran mendalam rabbana makhalaqta haza batila, tak ada yang tak berguna adalah konklusi dari logika ilahi.

Pertama: Ulul al Bab. 

Ulul albab artinya orang yang memiliki logika ilahi atau memiliki kecerdasan sempurna. Sayyid Qutb menuliskan, ulul albab adalah orang-orang yang memiliki pemikiran dan pemahaman yang benar. Orang yang memahami bahwa penciptaan langit dan bumi serta pergantian siang dan malam merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT, mereka itulah yang disebut ulul albab.

Lebih dalam disebutkan ada 5 (lima) penanda ulul albab yang mengunakan logika ilahi, (1) bersungguh - sungguh dalam mencari dan meningkatkan ilmunya nyata dan gaib, mendalam dan mengakar ilmunya (al-rasyikhuna fil ilmi) (QS. Ali Imran,7). (2) Mampu memisahkan antara baik dan buruk, (QS.Al Maidah, 100) tidak terjebak dalam kepalsuan dan kepura-puraan, (3). Kritis, pandai menimbang teori dan dalil, tidak mudah berpindah pendirian atas alasan pragmatis, (QS. al-Zumar, 18. (4) mampu membagi ilmu dan konsisten dalam perjuangan kebenaran (QS.19-22). (5). Berani, hanya takut kepada Allah swt, (QS. at thalaq, 10). 

Lima penanda ulul al bab di atas bila lengkap adanya pada sosok ulama, cendikiawan dan pemimpin maka akan hadir kehidupan yang menyejukkan dan membawa kebaikan luas bagi masyarakat bangsa. 

Kedua: Yad'una (Berdoa).

Ulul al bab adalah manusia rendah hati, tidak arogan dengan ilmu, hikmah dan kemuliaan yang melekat padanya. Ulul al bab paham hakikat doa adalah rintihan dan perasaan halus yang dihadapkan kepada Allah dengan seluruh anggota badan untuk mengharapkan sesuatu. Ada motivasi dalam dirinya akan sesuatu yang dia sendiri tidak bisa mencapainya tanpa bantuan-Nya. 

Selain sebagai sarana permohonan sampai berkeluh kesah, doa dijelaskan juga sebagai ibadah yang mulia dan juga mengindikasi kedekatan hati dengan sang khaliq (QS. al-Baqarah, 187). Hanya orang sombong yang tak mau berdoa, nabi mengajarkan ilhafan fiddua (nyinyirlah dalam berdoa). 

Ketiga: Layagurur. 

Ulul al bab tidak mudah dikibuli, ia tidak jahil dengan hakikat. Tersurat, tersirat dan tersuruk dari kejadian dapat dimengertinya. Ghurur artinya adalah kejahilan (kurangnya ilmu) yang mengakibatkan seseorang meyakini suatu kesalahan sebagai kebenaran. Sebagaimana dikatakan bahwa musuh manusia adalah kejahilannya sendiri yang membuat segala sesuatu menjadi terbalik. Itulah buruknya kacamata kejahilan, jahil yang tak paham akhir dari drama dan tipu muslihat mereka yang jahat. Dapat dikatakan jahil karena merosotnya etika dan moralitas. 

Konklusi yang hendak ditegaskan bahwa logika ilahi adalah mendidik diri menjadi berkarakter ketuhanan. Tidak sekedar memiliki kecerdasan rasional dan argumen, tetapi kesadaran pada kebenaran dan kebermaknaan. Perintah Allah (ibadah, syariah dan akhlak) yang digali dari al-Quran dan sunnah dijalankan dengan baik bila dianalisis dengan logika ilahi. Kebenaran dan kebermaknaan itu konklusi yang dihasilkan logika ilahi, bukankah hidup berkualitas hidup yang bermakna. Semoga Ramadhan yang sedang dikerjakan ini dapat dianalisis dengan logika ilahi, untuk menghadirkan kebenaran dan kebermaknaan. DS. 16032024/05 Ramadhan 1445H. (***)

*Guru Besar UIN Imam Bonjol, Kajian Tarawih Masjid Raya Sumatera Barat Sabtu, 16 Maret 2024/05 Ramadhan 1445H


Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies