Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Untuk DPRD Sumbar, Lubuk Alung Jangan Sekedar Pendulang Suara Terbanyak

Lubuk Nyarai, wisata terkenal di Lubuk Alung. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih dari 34 ribu di 144 TPS, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman berpeluang menjadikan tokohnya jadi anggota DPRD Sumbar.

Bisa tiga dan bahkan lebih, mengingat begitu besar jumlah penduduk wajib pilih. Namun, jumlah yang sebanyak itu, pada Pemilu 2019, tak seorang pun tokoh kecamatan ini yang jadi anggota dewan di Sumbar.

Dr. Irwandi Sulin Datuak Gadang, salah seorang tokoh masyarakat Lubuk Alung menilai, Lubuk Alung jangan hanya penyumbang suara terbanyak, sementara anak nagarinya tak bisa memanfaatkan suara itu.

"Pemilu 2019 harus jadi catatan dan evaluasi tersendiri, untuk menyukseskan anak nagari ini jadi anggota DPRD Sumbar tahun depan," kata dia, Senin (24/7/2023).

Beredar luas di tengah masyarakat, tiga tokoh Lubuk Alung yang maju ke DPRD Sumbar besok ini, punya peluang yang mantap untuk menata dan membagi suara masyarakat yang sebanyak itu.

Siapa tiga tokoh itu? Adalah H. Darmon maju lewat PKS, H. Beny Saswin Nasrun lewat Partai Demokrat, dan Sukri Umar Datuak Pado Basa dengan NasDem.

Menurut Irwandi Sulin Datuak Gadang, Darmon punya pengamalan tersendiri di DPRD Sumbar, karena pernah jadi anggota dulunya. Bahkan dia berkali-kali jadi anggota dewan di Padang Pariaman.

Darmon, katanya, punya basis sosial dan keagamaan di daerah ini. Tak ada masyarakat Lubuk Alung yang tidak tahu dan kenal baik dengan politisi PAN yang pindah ke PKS ini.

Lalu, kata mantan Rektor Universitas Tamansiswa Padang ini, H. Beny Saswin Nasrun, adalah tokoh yang terkenal dengan pengusaha. 

"Meskipun jarang eksis di kampung, Beny Saswin Nasrun juga berpengalaman dalam soal caleg mencaleg ini," ujar dia.

Berkali-kali dia jadi caleg. Nah, besok ini tentu dia punya trik dan strategi tersendiri untuk menaklukkan suara masyarakat Lubuk Alung, meraih cita-cita dan impian untuk jadi anggota dewan terhormat di Sumbar.

Kemudian Sukri Umar Datuak Pado Basa. Satu dari ratusan tokoh niniak mamak di Lubuk Alung yang terkenal dengan kritikus sosial, lantaran eksis di media maenstrim.

"Kekayaan pengalaman intelektual ini, harus bisa dijadikan modal dasar oleh Sukri Umar Datuak Pado Basa untuk dipilih oleh masyarakat nantinya," ujar Datuak Gadang.

Irwandi Sulin Datuak Gadang ingin, persaingan tokoh terbaik Lubuk Alung ini berlangsung secara sehat dan menyejukkan, di tengah masyarakat yang terkenal heterogen ini.

Kini saatnya Lubuk Alung menyatakan sikap, dan terus berjuang untuk anak nagarinya sendiri.

Belajar dari yang sudah-sudah, bahwa yang akan membangun nagari tak bisa yang lain. "Anak nagari sendirilah yang akan menentukan maju mundurnya nagari dan kecamatan ini," ujar Irwandi Sulin Datuak Gadang.

Lubuk Alung tergabung dalam Dapil II Sumbar. Ya, Padang Pariaman dan Kota Pariaman ikut di dalamnya. Dua daerah ini, akan mengantarkan tujuh orang wakil di DPRD Sumbar.

Kita lihat nanti, berapa orang tokoh Lubuk Alung ini yang mampu melaju ke Sumbar, dari tujuh kursi jatah Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Bisakah masing-masing caleg dari partai yang berbeda itu membagi peruntukan suara masyarakat dengan baik?

Coblosan tahun depan jawabannya. Saat ini, dinamika politik sedang dimulai. Proses pemilu sudah sampai pada tahapan perbaikan berkas DCS. Pun sebaran baliho dan spanduk, di sebagian titik sudah menyebar di Lubuk Alung. (ad/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies