Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Batu Bata Sentral Perekonomian Masyarakat Pasie Laweh Lubuk Alung Oleh Marjohan

Marjohan

Sigi24.com--Rumah atau tempat tinggal pada umumnya menggunakan batu bata sebagai bahan dasar bangunannya. Batu bata banyak digunakan sebagai material dinding bangunan perumahan, gedung, pagar, saluran dan pondasi, tiang  penyangga atau pemikul beban yang ada di atasnya.

Pesatnya pembangunan sektor properti (perumahan) menjadikan permintaan batu bata semakin meningkat. Bagi pabrik batu bata, hal ini merupakan peluang usaha karena bisa ikut andil dalam pengadaan material bangunan di sektor tersebut.

Untuk itu Nagari Pasie Laweh Lubuk Alung adalah salah satu nagari sebagai sentral pabrik batu bata di Kabupaten Padang Pariaman. 

Hampir seluruh pembangunan yang ada di kabupaten ini maupun di ibu Provinsi Sumatera Barat, yakni Kota Padang umumnya membeli batu bata di Nagari Pasie Laweh Lubuk Alung.

Darul Taufik, salah seorang pelaku usaha pembuatan batu bata di Nagari Pasie Laweh mengatakan, dari kurang lebih 2.000 kepala keluarga dan jumlah penduduk yang mencapai 5.950 jiwa di nagari ini, separohnya menggeluti usaha batu bata ini.  

Batu bata Pasie Laweh Lubuk Alung dibuat secara manual, tanpa ada mesin pencetak. "Hal lain yang menjadikan batu bata sebagai peluang usaha yang menjanjikan," ujarnya. 

"Adalah karena proses pembuatannya amat mudah, biaya investasi atau modal yang sedikit, bahan baku yang cukup berlimpah, jadi menarik oleh masyarakat untuk dijadikan ladang usaha," katanya.

Peralatan yang diperlukan untuk produksi batu bata yang bagus terdiri dari: cangkul, pencetak batu bata, mesin penggiling batu bata, tungku pembakaran, kayu bakar.

jika anda lakukan analisis swot, usaha pembuatan bata merah, nama lain batu bata, maka salah satu ancaman (threat) keberlangsungan usaha ini terletak di awal. Bila anda tidak mempunyai rencana yang bagus dan pembukuan keuangan yang baik, maka usaha anda bisa berantakan.

Wirausaha buat batu bata bukanlah sebuah usaha yang tanpa kendala. Wawancara dengan pengusaha seringkali memunculkan masalah, seperti keterbatasan bahan baku dan proses pengeringan saat musim hujan.

Seorang produsen batu bata membuat batu bata dengan biaya tetap per bulan sebesar rp16-18 juta. Analisa usaha pembuatan bata merah dengan asumsi berikut:

Harga jual batu bata Rp450 per buah. Kapasitas produksi 75 ribu buah per bulan. Maka hasil penjualan batu bata per bulan nyata adalah Rp24 juta. Penjualan tersebut dikurangi dengan biaya operasional antara Rp16 juta sampai Rp18 juta per bulan.

Seorang pengusaha batu bata bisa membukukan keuntungan sekitar Rp6 juta sampai Rp8 juta per bulan. (***)

*Mahasiswa Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Tamansiswa Padang 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies