Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Adakan Pelatihan Literasi Digital

Foto bersama usai pelatihan. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Penggunaan media digital yang makin pesat saat ini perlu memperhatikan dampak positif dan negatifnya. Karena itu, penggunaan media digital yang sembarangan bisa berakibat fatal kepada penggunanya maupun orang lain.

Demikian diungkapkan Sekretaris DPD SatuPena Sumatera Barat Armaidi Tanjung, pada Pelatihan Literasi Digital yang diselenggarakan di Kegiatan Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Jumat (29/9/2023). 

 Pelatihan dibuka Sekretaris Camat IV Koto Aua Malintang Alkadri, SE, M.M, dihadiri narasumber kedua Social Media Specialist Siti Jamatul Akidah, S.Sos.I, Duta Digital Kabupaten Padang Pariaman Siti Rodiah, Sekretaris III Koto Aur Malintang Selatan Husna Ramadhan, Pendamping Desa Kecamatan IV Koto Aua Malintang Sudianto, Ketua Bamus Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Saiful, kader digital Nagari Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Wira Sartika Indah.

Menurut Armaidi, kemajuan teknologi digital secara fundamental sudah banyak mengubah cara kehidupan seseorang dan masyarakat. Perubahan itu terjadi terhadap cara hidup, bekerja, berbisnis, belajar, melakukan penelitian sampai berbagai perubahan dalam aktifitas kehidupan lain.

”Kita dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan digital tersebut. Jika tidak tentu akan tertinggal,” kata Armaidi.

Sekretaris Camat IV Koto Aua Malintang Alkadri, SE, M.M menyebutkan, kegiatan pelatihan literasi digital ini sangat penting meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat nagari. Kehadiran media digital ternyata buruknya banyak juga. Mungkin berbagai masalah pemuda, anak anak, orang dewasa, kenakalan remaja bermula dari penggunaan media digital yang tidak pada tempatnya. 

“Sebaliknya, media digital juga memberikan banyak positif nya dalam kehidupan. Media digital memudahkan berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari. Selain itu, banyak pula potensi nagari bisa digali dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat di nagari,” kata Alkadri.

Sekretaris Nagari III Koto Aur Malintang Selatan Husna Ramadhan menyebutkan, tujuannya pelatihan literasi digital adalah memberikan pemahaman bagaimana menggunakan media digital yang lebih bermanfaat. Seperti penggunaan facebook, tidak hanya untuk bermedia sosial, tapi juga bisa mencari uang. Di era digital ini, mengirim uang tidak perlu pakai wesel, tapi hanya di hape android saja bisa.  

Duta Digital Kabupaten Padang Pariaman Siti Rodiah menambahkan, pelatihan literasi digital diselenggarakan di 20 nagari di Kabupaten Padang Pariaman. Ada 4 duta Digital Kabupaten Padang Pariaman, masing-masing mendampingi 5 nagari. 

“Saya mendampingi Nagari Kudu Ganting, Nagari Kuranji Hilir, Nagari Guguak, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan dan Nagari Kuranji Hulu,” kata Siti Rodiah, mantan Sekretaris Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang ini. (rls/red)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies