Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kehadiran Pocadi Diharapkan Minat Baca Masyarakat Meningkat

Wagub Audy Joenaldy meresmikan Pocadi. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com---Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman ke 190, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy meresmikan Pojok Baca Digital (Pocadi), Rabu (11/01).

Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menerima program Pocadi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Pocadi sendiri berlokasi di Kantor Bupati Padang Pariaman Lantai 1 berseberangan dengan ruangan layanan informasi publik.

Audy Joinaldy berharap, fasilitas Pocadi dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal sehingga dapat menjadi salah satu faktor pendukung untuk meningkatkan kegemaran membaca di kalangan masyarakat.

"Dengan demikian, indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) Padang Pariaman dapat meningkat seiring dengan kehadiran Pocadi ini," ungkap Wagub Audy.

Di kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Erman mengungkapkan, Pocadi dikembangkan oleh perpustakaan nasional dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperluas layanan perpustakaan sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat, pelajar, maupun ASN.

Erman menambahkan, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Pariaman, masyarakat dapat mengakses layanan informasi yang terkoneksi langsung dengan Perpusnas RI.

"Dengan hadirnya layanan Pocadi yang menyediakan koleksi informasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya ini, semoga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa, mahasiswa, ASN, maupun masyarakat umum," terang Erman.

Diketahui, saat ini layanan Pocadi di Kabupaten Padang Pariaman dapat dimanfaatkan di hari Selasa dan Rabu. Sementara itu, fasilitas yang disediakan adalah 700 eksemplar buku dari berbagai genre, 4 unit komputer, dan 1 unit smart tv. (rel)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies